tanpa pertolongan orang lain kita takkan bisa hidup.
kita juga harus membantu orang lain juga,, jangan egois, karna egois hanya akan membuatnya lebih buruk,,
egoi hanya membuat kita tidak mempunyai teman dan di benci orang..
Ada yang sadar bahwa kita semua manusia punya tingkat egois? Tingkat egois tiap manusia bermacam-macam. Bahkan mungkin bisa di bikin skalanya. Namun skala itu saya yakin hanya tuhan yang bisa membuatnya. Karena tuhan tidak punya tingkat egois. jadi tidak mempunyai subyektifitas. Dari semua manusia di dunia, ternyata ada yang mempunyai tingkat egois paling rendah di dunia. Bahkan orang-orang itu sangat dekat dengan kita. Sangat kita butuhkan, dan satu hal : MEREKA GA PERNAH NGOMONG BAHWA MEREKA ADALAH ORANG PALING TIDAK EGOIS DI DUNIA. Siapakah orang-orang tersebut?
Anda, saya, kita semua adalah manusia. Dimana setiap manusia selalu mempunyai siklus untuk membuang sampah satu hari satu kali. Bahkan bisa lebih. Percaya? Okelah anda bukan orang yang pernah membuang sampah di rumah, karena pembantu siap 24 jam. Namun apa anda setiap hari tidak mengeluarkan sampah dalam perut anda? Itu juga sampah bukan? Dan itu anda buang sendiri bukan? contoh lain adalah setiap beberapa jam anda juga membuang sampah. Sampah apa yang anda buang? Sampah berbentuk cair dinamakan :kencing.
Sadarkah anda siapakah yang mengambil sampah anda? dengan kerendahan hati mereka mau untuk memungut sampah anda. Baik itu sampah yang enak dilihat, sampai yang tidak enak untuk dilihat apalagi dipegang. Sadarkah anda bahwa sebenarnya mengolah sampah anda sendiri adalah bagian dari pembuktian bahwa anda bukan orang egois? Dimana kalau kita ingat, sampah itu sendiri adalah sesuatu yang bau, yang mana kita sendiri enggan untuk melihatnya. Bahkan lebih parah lagi, kita berikan hal menjijikkan itu ke orang lain. Mulai dari pemungut sampah, tukang sedot tinja, pembantu rumah tangga, pembersih jalanan, sampai cleaning service.
Masih tidak terima jika saya katakan kita, orang-orang yang tidak bekerja di bidang pekerjaan yang saya sebutkan di atas termasuk orang yang memiliki tingkat egois sangat tinggi?
Sebenarnya sampah erat hubungannya dengan kesalahan yang kita lakukan. Dimana persamaannya : sebuah kesalahan yang kita lakukan harusnya kita terima konsekuensinya. Persamaanya terletak pada : pernahkah anda selain membuang sampah, anda langsung mengolah sampah itu menjadi barang yang berdaya guna lagi?
Padahal sebenarnya kita tahu, sadar, dan paham bahwa sampah yang kita buang itu dari apa yang kita lakukan. Dan hal itu sangat jorok untuk dilihat, diraba bahkan dipegang oleh tangan kita sendiri. Tapi mengapa kita malah menyuruh orang untuk memegang, mengolah sampah kita tersebut? Apakah pantas anda disebut orang yang tidak egois?
Inilah mengapa orang yang berkutat dengan sampah dapat kita berikan gelar bergengsi sebagai orang dengan tingkat egois paling rendah di dunia!!! Karena mereka telah dengan kerendahan hati, mengambil sampah kita, mengolah sampah kita, hingga menjadikan sampah kita berdaya guna lagi. Tanpa peduli itu kotor, itu bersih, itu sampah orang kaya, itu sampah orang miskin semua diambil, di daya guna lagi. Mereka seperti tak punya egois untuk memungut sampah. Bahkan orang yang berkoar-koar diri mereka ga egois sama sekali, masih terbukti mereka tidak mau untuk mengolah sampah mereka.
Bolehlah kiranya kita berkilah itu memang pekerjaan mereka. Dan mereka mendapatkan bayaran untuk itu. Namun ketika kita bicara tentang satu hal yang ringan saja tentang : lebih dahulu mana orang yang membuang sampah dengan orang yang mau bekerja sebagai pengolah sampah? Kalau lebih dahulu orang yang mau bekerja sebagai pengolah sampah, akan saya akui bahwa postingan saya kali ini salah dan tak berdasar.
pagar alam,24 maret 2012